Efektivitas Granul Limbah Lohman Strain Terhadap Peningkatan Sel Fibroblas pada Socket Preservation

Penulis

  • Rachmi Bachtiar Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muslim Indonesia
  • Husnah Husein Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muslim Indonesia
  • Kurniaty Pamewa Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muslim Indonesia
  • Nurfadhilah Arifin Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muslim Indonesia
  • Risna Wati Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/vntjvf98

Kata Kunci:

tulang ayam lohman, socket preservation, bone graft, tikus wistar, sel fibroblas

Abstrak

Pendahuluan: Pencabutan gigi dapat menyebabkan resorpsi tulang alveolar sehingga diperlukan tindakan socket preservation untuk mempertahankan struktur dan dimensi tulang. Limbah tulang ayam Lohman memiliki kandungan hidroksiapatit dan kolagen yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan Bonegraft dalam proses penyembuhan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas limbah tulang ayam Lohman terhadap peningkatan jumlah sel fibroblas pada socket preservation pasca pencabutan gigi. Bahan dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan desain post-test only control group. Sampel penelitian terdiri atas 24 tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi enam kelompok perlakuan Bonegraft batan dan lohman dan waktu pengamatan, yaitu hari ke-7, ke-14, dan ke-21. Kelompok perlakuan diberikan bonegraft tulang ayam Lohman, sedangkan kelompok pembanding diberikan Bonegraft Batan. Jumlah sel fibroblas diamati secara histologis dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil: Rata-rata jumlah sel fibroblas pada kelompok Bonegraft Lohman pada hari ke-7, ke-14, dan ke-21 masing-masing sebesar 105,15 ± 36,55; 136,85 ± 24,36; dan 131,20 ± 35,20 sel/5 LPB. Pada kelompok Bonegraft Batan, rata-rata jumlah sel fibroblas masing-masing sebesar 91,80 ± 42,31; 93,30 ± 57,49; dan 65,88 ± 29,82 sel/5 LPB. Secara keseluruhan, rata-rata jumlah sel fibroblas kelompok Lohman sebesar 124,400 ± 32,740 sel/5 LPB, sedangkan kelompok Batan sebesar 83,658 ± 42,486 sel/5 LPB. Hasil uji Independent t-test menunjukkan terdapat perbedaan jumlah sel fibroblas yang bermakna antara kedua kelompok dengan nilai p=0,015 (p<0,05). Kesimpulan: Limbah tulang ayam Lohman efektif meningkatkan jumlah sel fibroblas pada prosedur socket preservation dan menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan Bonegraft Batan.

Diterbitkan

2026-11-01

Terbitan

Bagian

Original Articles

Artikel Serupa

1-10 dari 24

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>