Pengaruh Berbagai Fraksi Ekstrak Daun Sungkai sebagai Antijamur terhadap Kekuatan Transversal Resin Akrilik Polimerisasi Panas
Keywords:
Fraksinasi, Daun sungkai, Resin akrilik, Kekuatan transversal, Candida albicansAbstract
Pendahuluan: Resin akrilik sebagai basis gigi tiruan rentan terhadap kolonisasi Candida albicans akibat sifat porositasnya. Pembersihan kimiawi efektif namun dapat merusak resin. Daun Sungkai, yang mengandung metabolit sekunder antijamur, sebagai alternatif disinfektan alami. Tujuan Penelitian: Menganalisis pengaruh fraksinasi daun Sungkai terhadap kekuatan transversal resin akrilik. Bahan dan Metode: Desain penelitian menggunakan post-test only control group dengan 25 lempeng resin akrilik dibagi dalam lima kelompok: fraksi etanol, etil asetat, n-Heksana (1%), kontrol positif (sodium hipoklorit 1%), dan kontrol negatif (etanol 96%). Sampel diinokulasi C. albicans dan direndam selama 3 hari (20 jam/hari). Uji kekuatan transversal menggunakan Universal Testing Machine. Data dianalisis dengan one-way ANOVA. Hasil: Rerata kekuatan transversal tertinggi pada fraksi etanol 24,84 kgf, dibandingkan kontrol positif 22,54 kgf. Tidak terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,926), mengindikasikan semua fraksi tidak berdampak negatif terhadap kekuatan mekanis resin akrilik. Kesimpulan: Fraksinasi daun Sungkai pada konsentrasi 1% terbukti aman terhadap kekuatan transversal dan berpotensi sebagai desinfektan alami yang aman.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sinnun Maxillofacial Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



















