Sinnun Maxillofacial Journal https://e-jurnal.fkg.umi.ac.id/index.php/sinnunmaxillofacial <p><strong>Sinnun Maxillofacial Journal</strong> is a publication of scientific work in the field of dentistry in a broad sense such as periodontic, pedodontic, conservative dentistry, endodontic, dental material, oral biology, oral and maxillofacial surgery, prosthodontic, orthodontic, dental radiology, dental medicine and community dentistry. In addition, the Journal was first established since 2019 by the Institute of Study and Management Center Journal of the Faculty of Dentistry Universitas Muslim Indonesia located in Makassar, South Sulawesi. Sinnun Maxillofacial Journal published on April and October with<strong> <a href="http://u.lipi.go.id/1570502827">E-ISSN 2714-5646</a>.</strong> This journal has also collaborated with <strong>Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) </strong>in terms of assisting the advancement of dental health and disseminating research results. </p> Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia en-US Sinnun Maxillofacial Journal 2715-260X Efektivitas Permainan “Who Is It” dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi Anak SD 126 Palembang https://e-jurnal.fkg.umi.ac.id/index.php/sinnunmaxillofacial/article/view/194 <p style="font-weight: 400;"><strong>Pendahuluan: </strong>Data Riskesdas 2018 di Sumatera Selatan, prevalensi masalah gigi dan mulut tercatat sebesar 52,41%, dengan persentase tertinggi ditemukan pada kelompok usia 5-9 tahun (62,01%) dan 10-14 tahun (49,69%). Salah satu upaya promotif sejak dini di tingkat sekolah dasar untuk mencegah kerusakan gigi dan jaringan periodontal di masa depan dengan pendekatan edukatif yang dinilai efektif bagi anak-anak adalah melalui metode permainan. <strong>Tujuan Penelitian:</strong> Mengetahui efektivitas permainan “<em>Who is it</em>” dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi mulut anak SD 126 Palembang. <strong>Bahan dan</strong> <strong>Metode:</strong> Penelitian kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental melalui rancangan <em>one-group pre-test–post-test</em>. Sampel penelitian berjumlah 50 subjek yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut diukur sebelum dan sesudah intervensi permainan "Who is it" menggunakan instrumen kuesioner yang terdiri atas 6 pertanyaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji <em>Wilcoxon Signed-Rank Test</em>. <strong>Hasil:</strong> Terdapat perbedaan yang signifikan skor pengetahuan sebelum dan setelah bermain<em>“Who is it”</em> dengan nilai <em>p-value</em> = 0.000. <strong>Kesimpulan</strong>: Penggunaan permainan "Who is it" secara signifikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada siswa SD Negeri 126 Palembang.</p> Muspaga Alnauli Nurfaiza Sulistiawati Sulistiawati Indah Fasha Palingga Martha Mozartha Sri Wahyuningsih Rais Hema Awalia Trisnawaty K Trisnawaty K Copyright (c) 2026 Sinnun Maxillofacial Journal https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-30 2026-04-30 8 01 1 8 10.33096/smj.v8i01.194 Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Terjadinya Smoker’s Melanosis pada Driver Ojek Online di Sekitar Kampus Universitas Mulawarman https://e-jurnal.fkg.umi.ac.id/index.php/sinnunmaxillofacial/article/view/206 <p style="font-weight: 400;"><strong>Pendahuluan:</strong> <em>Smoker’s melanosis</em> merupakan bentuk hiperpigmentasi oral yang sering dijumpai pada perokok akibat aktivasi melanosit akibat paparan nikotin dan tar dalam jangka panjang. <strong>Tujuan Penelitian:</strong> Mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan terjadinya<em> smoker's melanosis </em>pada driver ojek online di sekitar kampus Universitas Mulawarman.<strong> Bahan dan Metode</strong>: Desain yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan oral gingiva, serta dianalisis menggunakan uji <em>Spearman correlation</em><em>. </em><strong>Hasil: </strong>Mayoritas responden berusia 18–33 tahun (57,45%) dan berpendidikan SMA/SMK (76,6%). Jenis rokok yang paling banyak dikonsumsi adalah rokok filler sebanyak (74,47%). Sebanyak (53,16%) responden termasuk perokok berat berdasarkan frekuensi dan (46,81%) memiliki durasi merokok lebih dari 10 tahun. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi merokok (r = 0,432) dan durasi merokok (r = 0,618). <strong>Kesimpulan: </strong>Terdapat hubungan kebiasaan merokok dengan terjadinya<em> smoker’s melanosis</em> pada <em>driver </em>ojek <em>online</em> di sekitar kampus Universitas Mulawarman.</p> A. Nur Alfia Syahrir Verry Asfirizal Fani Diorita Cristiani Nadya Pramasari M. Khairul Nuryanto Copyright (c) 2026 Sinnun Maxillofacial Journal https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-30 2026-04-30 8 01 9 14 10.33096/smj.v8i01.206 Uji Daya Hambat Ekstrak Kalsium Karbonat Limbah Cangkang Telur Ayam Ras (Gallus Sp) terhadap Streptococcus Mutans https://e-jurnal.fkg.umi.ac.id/index.php/sinnunmaxillofacial/article/view/225 <p style="font-weight: 400;"><strong>Pendahul</strong><strong>u</strong><strong>an:</strong> <em>Streptococcus mutans</em> merupakan penghuni normal rongga mulut dan dikenal sebagai bakteri kariogenik utama karena kemampuannya menghasilkan asam dari fermentasi karbohidrat yang menyebabkan demineralisasi email dan terjadinya karies gigi. Kalsium karbonat pada cangkang telur sebesar 94% dapat dimanfaatkan kandungannya sebagai agen abrasif untuk menghilangkan noda dan plak, serta meningkatkan viskositas pasta gigi. <strong>Tujuan:</strong> Untuk mengevaluasi efek daya hambat ekstrak kalsium karbonat yang berasal dari limbah cangkang telur ayam (<em>Gallus</em> sp.) pada konsentrasi 12,5%, 15%, 17,5%, dan 20% terhadap pertumbuhan <em>Streptococcus mutans</em>. <strong>Bahan dan Metode: </strong>Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan metode difusi cakram serta analisis statistik menggunakan uji One-Way ANOVA. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 sampel. <strong>Hasil:</strong> Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan nilai p sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 (p &lt; 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik. Analisis komparatif menunjukkan adanya perbedaan antar konsentrasi, yaitu konsentrasi 12,5% menghasilkan zona hambat sebesar 8,32 mm, 15% sebesar 8,77 mm, 17,5% sebesar 9,00 mm, dan 20% sebesar 9,68 mm dalam menghambat pertumbuhan <em>Streptococcus mutans</em> berdasarkan kelompok perlakuan ekstrak kalsium karbonat. <strong>Kesimpulan:</strong> Ekstrak kalsium karbonat yang berasal dari limbah cangkang telur ayam dengan konsentrasi 20% efektif dalam menghambat pertumbuhan <em>Streptococcus mutans.</em></p> Mila Febriany Nurasisa Lestari Rini Pratiwi M. Fajrin Wijaya Adelia Iftitah A Copyright (c) 2026 Sinnun Maxillofacial Journal https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-30 2026-04-30 8 01 15 22 10.33096/smj.v8i01.225 Pengaruh Berbagai Fraksi Ekstrak Daun Sungkai sebagai Antijamur terhadap Kekuatan Transversal Resin Akrilik Polimerisasi Panas https://e-jurnal.fkg.umi.ac.id/index.php/sinnunmaxillofacial/article/view/228 <div> <p class="ds-markdown-paragraph"><strong>Pendahuluan</strong>: Resin akrilik sebagai basis gigi tiruan rentan terhadap kolonisasi <em>Candida albicans </em>akibat sifat porositasnya. Pembersihan kimiawi efektif namun dapat merusak resin. Daun Sungkai, yang mengandung metabolit sekunder antijamur, sebagai alternatif disinfektan alami. <strong>Tujuan Penelitian</strong>: Menganalisis pengaruh fraksinasi daun Sungkai terhadap kekuatan transversal resin akrilik. <strong>Bahan dan Metode</strong>: Desain penelitian menggunakan <em>post-test only control group</em> dengan 25 lempeng resin akrilik dibagi dalam lima kelompok: fraksi etanol, etil asetat, n-Heksana (1%), kontrol positif (sodium hipoklorit 1%), dan kontrol negatif (etanol 96%). Sampel diinokulasi <em>C. albicans</em> dan direndam selama 3 hari (20 jam/hari). Uji kekuatan transversal menggunakan <em>Universal Testing Machine</em>. Data dianalisis dengan <em>one-way ANOVA</em>. <strong>Hasil</strong>: Rerata kekuatan transversal tertinggi pada fraksi etanol 24,84 kgf, dibandingkan kontrol positif 22,54 kgf. Tidak terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,926), mengindikasikan semua fraksi tidak berdampak negatif terhadap kekuatan mekanis resin akrilik. <strong>Kesimpulan: </strong>Fraksinasi daun Sungkai pada konsentrasi 1% terbukti aman terhadap kekuatan transversal dan berpotensi sebagai desinfektan alami yang aman.</p> </div> Okmes Fadriyanti Valendriyani Ningrum Fania Haidayatul Citra Copyright (c) 2026 Sinnun Maxillofacial Journal https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-30 2026-04-30 8 01 23 31 10.33096/smj.v8i01.228 Peran Instagram dalam Meningkatkan Minat Berkunjung Pasien di RSGM UMY (Studi Cross-Sectional menggunakan Model Customer Path 5A) https://e-jurnal.fkg.umi.ac.id/index.php/sinnunmaxillofacial/article/view/232 <p style="font-weight: 400;"><strong>Pendahuluan:</strong> Media sosial telah menjadi sarana komunikasi digital yang efektif dalam berbagai bidang, termasuk kesehatan. Instagram sebagai media sosial berbasis visual banyak dimanfaatkan oleh institusi kesehatan untuk membangun citra positif dan menarik minat masyarakat. Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (RSGM UMY) aktif menggunakan Instagram sebagai media promosi sejak tahun 2020. <strong>Tujuan penelitian:</strong> mendeskripsikan peran Instagram dalam meningkatkan minat berkunjung pasien ke RSGM UMY. <strong>Bahan dan Metode:</strong> Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik menggunakan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Populasi penelitian 4.191 pengikut akun Instagram resmi RSGM UMY dengan jumlah sampel 108 responden yang ditentukan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Instrumen penelitian berupa kuesioner <em>online</em> yang terdiri atas data demografi, <em>Customer Path 5A</em>, dan dua pertanyaan terbuka. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi. <strong>Hasil:</strong> Instagram berperan pada seluruh tahapan <em>Customer Path 5A</em>. Pada tahap <strong>Aware</strong>, mayoritas responden mengetahui keberadaan RSGM UMY melalui Instagram (<strong>47,2% setuju; 31,5% sangat setuju</strong>). Tahap dominan terlihat pada <strong>Ask</strong>, responden menyatakan konten visual memberikan gambaran jelas mengenai fasilitas dan layanan (<strong>44,4% setuju; 41,7% sangat setuju</strong>). Sebanyak <strong>94,44%</strong> responden menyatakan informasi melalui Instagram membantu dalam memilih layanan perawatan gigi.Instagram berperan pada seluruh tahapan <em>Customer Path 5A</em>. Mayoritas responden menyatakan bahwa informasi yang disampaikan melalui Instagram membantu dalam memilih layanan perawatan gigi. <strong>Kesimpulan:</strong> Instagram RSGM UMY berperan dalam meningkatkan minat berkunjung pasien ke RSGM UMY melalui seluruh tahapan <em>Customer Path 5A</em>.</p> Farah Aura Alifia Giyantika Rr. Pipiet Okti Kusumastiwi Copyright (c) 2026 Sinnun Maxillofacial Journal https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-30 2026-04-30 8 01 32 44 10.33096/smj.v8i01.232 Perbedaan Kekuatan Tekan Antara Komposit Bulkfill dan Komposit Incremental https://e-jurnal.fkg.umi.ac.id/index.php/sinnunmaxillofacial/article/view/245 <p style="font-weight: 400;"><strong>Pendahuluan:</strong> Resin komposit merupakan material restorasi estetik yang banyak digunakan karena memiliki warna menyerupai gigi, mudah dimanipulasi, serta mampu berikatan secara adhesif dengan struktur gigi. Perkembangan material menghadirkan resin komposit bulk-fill yang memungkinkan penumpatan hingga ±4 mm dalam satu kali aplikasi, dengan keuntungan berupa efisiensi waktu kerja tanpa mengurangi kualitas polimerisasi. <strong>Tujuan penelitian: </strong>Untuk mengetahui perbedaan antara kekuatan tekan komposit <em>bulkfill</em> dan komposit<em> konvensional</em>. <strong>Metode</strong><strong>: </strong>Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan desain penelitian <em>post-test </em><em>only </em><em>group design, yaitu pengujian dilakukan setelah </em>pemberian perlakuan pada kelompok resin komposit <em>bulkfill</em> dan resin komposit <em>konvensional</em>. Pengujian dilakukan menggunakan alat <em>universal testing machine</em><em> (UTM). </em><strong>Hasil: </strong>uji statistik menggunakan <em>Shapiro-Wilk</em> menunjukkan bahwa data berdistribusi normal <em>(p &gt; 0,05). Selanjutnya, uji t </em><em>independen</em> menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok <em>(p &gt; 0,05). </em><strong>Kesimpulan: </strong>Tidak terdapat perbedaan signifikan pada kekuatan tekan antara komposit <em>bulkfill</em> dan komposit <em>konvensional</em>, meskipun secara rata-rata komposit <em>bulkfill</em> menunjukkan kekuatan tekan yang lebih baik.</p> Risnayanti Anas Erna Irawati A Chusnul Chotimah Kurniaty Pamewa Ninis Karlina Copyright (c) 2026 Sinnun Maxillofacial Journal https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-30 2026-04-30 8 01 45 53 10.33096/smj.v8i01.245 Studi In Silico Interaksi Senyawa Aktif Daun Tabat Barito terhadap iNOS sebagai Target Molekuler Inflamasi Mukosa Mulut https://e-jurnal.fkg.umi.ac.id/index.php/sinnunmaxillofacial/article/view/230 <p style="font-weight: 400;"><strong>Pendahuluan</strong>: Enzim <em>inducible Nitric Oxide Synthase</em> (iNOS) memegang peran sentral pada proses inflamasi di mana overekspresinya berkorelasi dengan peningkatan kerusakan jaringan, meliputi mukosa rongga mulut yang terpapar berulang dengan stimulus eksternal. Pengembangan senyawa nontoksik yang secara selektif mengatur iNOS tanpa memengaruhi isoenzim lain untuk perbaikan jaringan menjadi tantangan dalam dunia medis. Ekstrak daun Tabat Barito (<em>Ficus deltoidea </em>J.) dilaporkan non toksik dan beberapa fitokimianya memiliki efek antiinflamasi sehingga berpotensi untuk inhibitor iNOS. <strong>Tujuan</strong>: Menganalisis interaksi molekuler senyawa aktif daun Tabat Barito terhadap iNOS melalui pendekatan molecular docking sebagai target inflamasi mukosa mulut. <strong>Bahan dan Metode</strong>: Lima fitokimia diuji melalui <em>molecular docking</em> terhadap iNOS. Struktur kristal iNOS manusia (PDB ID: 1NSI) divalidasi menggunakan SAVESv6.1, ProSA, dan SWISS-MODEL. Profil farmakokinetik dianalisis dengan SwissADME. Persiapan protein dan ligan dilakukan dengan AutoDockTools (MGLTools 1.5.7), dan docking dianalisis menggunakan PyRx. Visualisasi interaksi menggunakan BIOVIA <em>Discovery Studio Visualizer Client</em> 2025. <strong>Hasil</strong>: Afinitas ikatan ligan bervariasi, di mana luteolin dan (+)-<em>epicatechin</em> menunjukkan ikatan terkuat, melampaui inhibitor standar L-NAME dan L-NMMA. Ligan berafinitas tinggi membentuk interaksi penting dengan residu situs katalitik serta beberapa ikatan hidrogen yang menstabilkan orientasi ligan. Analisis ADME menunjukkan profil <em>drug-likeness</em> yang baik untuk luteolin, <em>epicatechin</em>, dan <em>vanillic acid</em>, sedangkan <em>quinic acid</em> dan inhibitor standar memiliki penyerapan rendah akibat polaritas tinggi. <strong>Kesimpulan</strong>: Kelima fitokimia ekstrak daun Tabat Barito menunjukkan interaksi dengan iNOS, di mana <em>vanillic acid</em> merupakan senyawa dasar yang paling cocok untuk penggunaan oral dan topikal, sedangkan luteolin dan <em>epicatechin</em> menunjukkan potensi modulasi iNOS tertinggi, tetapi memerlukan modifikasi desain molekul.</p> Selviana Rizky Pramitha Maharani Laillyza Apriasari Copyright (c) 2026 Sinnun Maxillofacial Journal https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-30 2026-04-30 8 01 54 68 10.33096/smj.v8i01.230