Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Terjadinya Smoker’s Melanosis pada Driver Ojek Online di Sekitar Kampus Universitas Mulawarman

Authors

  • A. Nur Alfia Syahrir Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Mulawarman
  • Verry Asfirizal Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Mulawarman
  • Fani Diorita Departemen Penyakit Mulut, Rumah Sakit Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda, Kalimantan Timur
  • Cristiani Nadya Pramasari Rumah Sakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Mulawarman
  • M. Khairul Nuryanto Laboratorium Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Keywords:

Smoker's melanosis, frekuensi merokok, durasi merokok

Abstract

Pendahuluan: Smoker’s melanosis merupakan bentuk hiperpigmentasi oral yang sering dijumpai pada perokok akibat aktivasi melanosit akibat paparan nikotin dan tar dalam jangka panjang. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan terjadinya smoker's melanosis pada driver ojek online di sekitar kampus Universitas Mulawarman. Bahan dan Metode: Desain yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan oral gingiva, serta dianalisis menggunakan uji Spearman correlation. Hasil: Mayoritas responden berusia 18–33 tahun (57,45%) dan berpendidikan SMA/SMK (76,6%). Jenis rokok yang paling banyak dikonsumsi adalah rokok filler sebanyak  (74,47%). Sebanyak (53,16%) responden termasuk perokok berat berdasarkan frekuensi dan (46,81%) memiliki durasi merokok lebih dari 10 tahun. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi merokok (r = 0,432) dan durasi merokok (r = 0,618). Kesimpulan: Terdapat hubungan kebiasaan merokok dengan terjadinya smoker’s melanosis pada driver ojek online di sekitar kampus Universitas Mulawarman.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Original Articles

Most read articles by the same author(s)